Makanan Pahlawan Sederhana Ini Jadi Bekal Saat Perang

Makanan Sederhana Para Pahlawan Pejuang Kemerdekaan Indonesia

Kenapa Sih Harus 17 Agustus 1945? | BLANJA.com Blog
https://blog.blanja.com/wp-content/uploads/2015/08/presidensoekarno.jpg

Di zaman penjajahan para penduduk harus bertahan hidup di tengah minimnya suplai makanan, termasuk para pahlawan perang. Semua hasil bumi bercocok tanam dieksploitasi penjajah. Hal ini mengharuskan mereka mencari bahan pangan alternatif. Beberapa makanan ini merupakan sumber energi yang baik meskipun makanan sederhana sehingga kerap dijadikan bekal perang. Inilah guys beberapa makanan para pejuang Indonesia yang berperan sangat penting dalam kemerdekaan Indonesia 1945.

  • Ubi Kukus
Cara Merebus Ubi Ungu yang Benar » elevenia Blog
https://blog.elevenia.co.id/wp-content/uploads/2019/10/1510-ubi-ungu3.jpg

Dibanding nasi, ubi merupakan makanan pengganti karbohidrat yang sangat baik.  Ubi kukus juga dapat bertahan sekitar satu minggu. Ubi jalar mengandung vitamin C, B kompleks, serta fosfor. Kandungan tersebut bagus untuk daya tahan tubuh. Pantas saja para pejuang zaman dahulu tetap prima meski makanannya sederhana ya.

  • Singkong Rebus
Sehat dan Langsing dengan Diet Singkong Rebus, Bisakah?
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3624554/sehat-dan-langsing-dengan-diet-singkong-bisakah

Sama seperti ubi, singkong juga sumber karbohidrat yang sering dikonsumsi di masa peperangan. Namun, rasa singkong rebus sedikit lebih tawar dari ubi jalar. Kalau sekarang, singkong sudah jarang direbus dan justru diolah jadi bentuk “aneh-aneh” ya, guys?

  • Nasi Oyek
Berkas:Nasi oyek 141229-47885 rwg.JPG - Wikipedia bahasa Indonesia,  ensiklopedia bebas
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/8e/Nasi_oyek_141229-47885_rwg.JPG

Nasi yang terbuat dari singkong ini punya kisah sejarah yang gak banyak orang tahu. Pada Agresi Militer Belanda II 1948, pasukan Jenderal Soedirman sedang dalam misi gerilya untuk menyerang tentara Belanda. Namun dalam perjalanan, mereka kehabisan logistik di tengah hutan wilayah Kediri. Karena terdesak, Soepardjo Rustam masuk ke area pertahanan musuh dan menyelinap ke pemukiman warga. Nasi oyek adalah bahan pangan yang ia bawa untuk pasukannya. 

  • Telur Asin
Telor asin / Telur asin isi 10 butir 100% asli makanan khas daerah | Lazada  Indonesia
https://id-live-01.slatic.net/p/e23650582dd67a081ff69b6db9f70f1b.jpg

Telur asin jadi salah satu makanan istimewa bagi para pejuang di medan perang. Kandungan gizinya sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh, mudah dibawa dan dikonsumsi, rasanya pun lezat. Selain itu telur asin makan yang bisa bertahan lama sampai dengan satu bulan karena telah di fermentasi dengan garam dengan begitu telur Asin menjadi makanan tahan lama yang bergizi. Kamu juga suka, kan?

  • Janeng
Nikmatnya Krabe Janeng, Penganan Khas Aceh Saat Perang
https://www.suara.com/lifestyle/2015/07/31/063100/nikmatnya-krabe-janeng-penganan-khas-aceh-saat-perang?page=2

Nama Janeng ini masih asing di telinga kamu, ya? Karena janeng hanya tumbuh di tanah Aceh. Janeng adalah sejenis umbi-umbian yang tumbuh liar di hutan. Saat masa perang, buah janeng dijadikan makanan alternatif yang mengenyangkan. Biasanya ditumbuk dan dikukus, lalu disajikan dengan taburan kelapa gurih. Waduh, enak ya kelihatannya?

  • Pisang Rebus
Pisang Rai : Olahan Pisang Khas Bali - Wisata Kuliner Indonesia

Tanaman pisang banyak tumbuh secara liar di pedesaan. Maka dari itu, pisang rebus menjadi salah satu bekal praktis saat berperang. Selain itu, pisang rebus bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, menambah energi secara cepat, serta menjaga fungsi jantung. 

  • Leughok
IMG_20180108_135705.jpg
https://steemit.com/food/@dhiannushur/the-modern-leughok

Meski kini nama leughok jadi kurang familiar tapi makanan yang terbuat dari remasan pisang kepok dan sagu tersebut merupakan bekal yang kerap dibawa pejuang Aceh. Leughok biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan taburan gula. Gak cuma nikmat, makanan ini mengenyangkan dan mudah dibuat.

  • Nasi Jagung
Nasi Jagung, Makanan Sehat yang Mampu Cegah Kanker, Diabetes, dan Gangguan  Pencernaan - Watyutink
https://watyutink.com/topik/did-you-know/Nasi-Jagung-Makanan-Sehat-yang-Mampu-Cegah-Kanker-Diabetes-dan-Gangguan-Pencernaan

Tak hanya di masa penjajahan, hingga saat ini para ahli kesehatan pun  menyarankan kita untuk mengganti nasi biasa dengan nasi jagung yang lebih sehat. Kalau zaman Belanda, nasi jagung dikonsumsi untuk menambah energi saat perang. Pada masa perang, padi yang siap panen banyak dirampas penjajah. Kemudian, masyarakat pun memanfaatkan jagung sebagai pengganti nasi sebagai karbohidrat. Nasi yang terbuat dari jagung atau nasi ampok ini menjadi bekal perang yang cukup bermanfaat. Hal ini karena kandungannya yang sebesar 345 kalori per 100 gram dapat berfungsi sebagai penghasil energi. Di masa sekarang, makanan tersebut berguna untuk program diet ataupun pasien diabetes. Pakai sambal terasi dan bakwan jagung enak banget, lho.

  •  Tiwul
Cara Membuat Makanan Tradisional Tiwul Enak | by Yahya _Nrf | Medium
https://medium.com/@yahyanurfalah123/cara-membuat-makanan-tradisioal-tiwul-adfdbb282144

Sebelum masa kemerdekaan, masyarakat Indonesia menggunakan singkong untuk menggantikan nasi. Selain direbus, tiwul merupakan makanan yang kerap dikonsumsi pada saat itu. Banyak orang yang masih bingung soal perbedaan tiwul dan nasi oyek. Tiwul diolah dari tepung singkong, biasanya diberi gula merah sehingga manis rasanya. Sedangkan nasi oyek tak memakai campuran apa-apa dan biasanya disajikan bersama lauk pauk atau pun sayuran. Mirip seperti nasi jagung. Meski sederhana, nyatanya makanan-makanan itu membantu para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Nah, dari sembilan makanan di atas, mana saja yang sudah pernah kamu cicipi? 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *